Senin, 02 April 2018

HUKUM EKONOMI DALAM ASPEK EKONOMI


BAB 1
HUKUM EKONOMI

I.              Pendahuluan
Lahirnya hukum ekonomi disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomian. Dalam hal ini, hukum berfungsi membatasi dan mengatur kegiatan-kegiatan ekonomi dengan harapan pembangunan perekonomian tidak mengabaikan hak-hak dan kepentingan masyarakat.
Sebagai negara kesejahteraan, maka pemerintah berkewajiban untuk melindungi hak-hak dan kepentingan masyarakat, pada umumnya dituangkan dalam bentuk hukum formal. Hukum formal ini pulalah yang akan mewujudkan sasaran dan tujuan yang ingin dicapai dalam pembangunan ekonomi. Dengan demikian segala kegiatan ekonomi akan diatur oleh hukum formal tersebut sebagai sarana untuk merealisir kebijaksanaan-kebijaksanaan pembangunan ekonomi yang pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup dan kecerdasan bangsa Indonesia.
Ada yang berpendapat bahwa hukum ekonomi hanya meliputi kaidah-kaidah hukum publik yang merupakan pengarahan pemerintah dalam kehidupan ekonomi nasional. Sebaliknya ada pandangan bahwa hukum ekonomi mencakup semua kaidah yang bersifat perdata maupun publik yang mengatur kehidupan ekonomi. Selanjutnya masih terdapat perbedaan pendapat berkenaan dengan kedudukan hukum ekonomi sebagai cabang ilmu hukum. Kemudian ada juga berpendapat hukum ekonomi sebagai cabang ilmu hukum yang berdiri sendiri dan ada yang menganggap sebagai istilah pengelompokkan belaka (verzamelnaam).


II.            Kaidah/Norma
Norma atau Kaidah adalah ketentuan-ketentuan yang menjadi pedoman dan panduan dalam bertingkah laku di kehidupan masyarakat. Norma berisi anjuran untuk berbuat baik dan larangan untuk berbuat buruk dalam bertindak sehingga kehidupan ini menjadi lebih baik.
Norma adalah kaidah, ketentuan, aturan, kriteria, atau syarat yang mengandung nilai tertentu yang harus dipatuhi oleh warga masyarakat di dalam berbuat, dan bertingkah laku sehingga terbentuk masyarakat yang tertib, teratur dan aman. Disamping sebagai pedoman atau panduan berbuat atau bertingkah laku. Norma juga dipakai sebagai tolak ukur di dalam mengevaluasi perbuatan seseorang.
Norma selalu berpasangan dengan sanksi, yaitu suatu keadaan yang dikenakan kepada si pelanggar norma. Si pelanggar norma harus menjalani sanksi sebagai akibat atau tanggung jawabnya atas perbuatan itu. Adapun wujud, bentuk, atau jenis sanksi itu harus sesuai atau selaras dengan wujud, bentuk, dan, jenis normanya.

Menurut sifatnya kaidah hukum terbagi 2, yaitu :
1.    Hukum yang imperatif
Kaidah  hukum itu bersifat a priori harus ditaati, bersifat mengikat dan memaksa.
2.    Hukum yang fakultatif
Hukum itu tidak secara apriori mengikat. Kaidah fakultatif bersifat sebagai pelengkap.

Ada 4 macam norma yaitu :
1.    Norma Agama
Norma agama adalah peraturan hidup yang berisi pengertian-pengertian, perintah-perintah, larangan-larangan dan anjuran-anjuran yang berasal dari Tuhan yang merupakan tuntunan hidup ke arah atau jalan yang benar.
2.    Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati. Peraturan ini berisi suara batin yang diakui oleh sebagian orang sebagai pedoman dalam sikap dan perbuatannya.
3.    Norma Kesopanan
Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang muncul dari hubungan sosial antar individu. Tiap golongan masyarakat tertentu dapat menetapkan peraturan tertentu mengenai kesopanan.
4.    Norma Hukum
Norma hukum adalah peraturan-peraturan hidup yang diakui oleh negara dan harus dilaksanakan di tiap-tiap daerah dalam negara tersebut. Dapat diartikan bahwa norma hukum ini mengikat tiap warganegara dalam wilayah negara tersebut.


III.           Definisi dan Tujuan Hukum
Definisi hukum
Hukum adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih.
Berikut ini pengertian dan definisi hukum menurut beberapa ahli:
a.    Van Kan
Hukum adalah keseluruhan peraturan hidup yang bersifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusai di dalam masyarakat. Peraturan dalam menjalankan kehidupan diperlukan untuk melindungi kepentingan dengan tertib.
b.    Utrecht
Hukum adalah himpunan peraturan (baik berupa perintah maupun larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dan seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutan. Oleh karena itu, pelanggaran petunjuk hidup tersebut dapat menimbulkan tindakan dari pihak pemerintah.
c.    Wiryono Kusumo
Hukum adalah keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tata tertib dalam masyarakat dan terhadap pelanggarnya umumnya dikenakan sanksi. Sedangkan tujuan dari hukum adalah untuk mengadakan keselamatan, kebahagiaan, dan ketertiban dalam masyarakat.
d.    Mochtar Kusumaatmadja
Hukum merupakan keseluruhan asas-asas dan kaidah-kaidah yang mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat, dan juga mencakupi lembaga-lembaga (institutions) dan proses-proses (processes) yang mewujudkan berlakunya kaidah-kaidah itu dalam kenyataan.

Tujuan Hukum
Dalam literatur hukum, dikenal ada dua teori tentang tujuan hukum, yaitu teori etis dan utilities. Teori etis mendasarkan pada etika. isi hukum ditentukan oleh keyakinan kita yang etis tentang yang adil dan tidak. Menurut teori ini, hukum bertujuan untuk semata-mata mencapai keadilan dan memberikannya kepada setiap orang yang menjadi haknya.
Sedangkan teori utilities, hukum bertujuan untuk memberikan faedah bagi sebanyak-banyaknya orang dalam masyarakat. Pada hikikatnya, tujuan hukum adalah manfaat dalam memberikan kebahagiaan atau kenikmatan besar bagi jumlah yang terbesar.

Berikut ini tujuan hukum menurut beberapa ahli:
a.    Prof Subekti, SH
Hukum itu mengabdi pada tujuan negara yaitu mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya dengan cara menyelenggarakan keadilan. Keadilan itu menuntut bahwa dalam keadaan yang sama tiap orang mendapat bagian yang sama pula.
b.    Prof. Mr. Dr. LJ. van Apeldoorn
Tujuan hukum adalah mengatur hubungan antara sesama manusia secara damai. Hukum menghendaki perdamaian antara sesama. Dengan menimbang kepentingan yang bertentangan secara teliti dan seimbang.
c.    Geny
Tujuan hukum semata-mata ialah untuk mencapai keadilan. Dan ia kepentingan daya guna dan kemanfaatan sebagai unsur dari keadilan.

Pada umumnya hukum ditujukan untuk mendapatkan keadilan, menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat serta mendapatkan kemanfaatan atas dibentuknya hukum tersebut. Selain itu, menjaga dan mencegah agar tiap orang tidak menjadi hakim atas dirinya sendiri, namun tiap perkara harus diputuskan oleh hakim berdasarkan dengan ketentuan yang sedang berlaku.
Secara singkat Tujuan Hukum antara lain:
a.    Keadilan
b.    Kepastian
c.    Kemanfaatan

Jadi hukum bertujuan untuk mencapai kehidupan yang selaras dan seimbang, mencegah terjadinya perpecahan dan mendapat keselamatan dalam keadilan.


IV.          Pengertian Ekonomi
Menurut istilah, kata ekonomi berasal dari bahasa yunani kuno yakni oikos yang artinya keluarga, rumah tangga serta nomos ialah peraturan, aturan, hukum. Secara etimologi atau secara bahasa, pengertian ekonomi ialah aturan rumah tangga ataupun manajemen rumah tangga.
Sedangkan, Secara umum, Pengertian Ekonomi ialah salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Seseorang yang dikatakan sebagai teladan ilmu ekonomi ialah dinamakan dengan ahli ekonomi atau ekonom. Ekonom ialah orang yang menggunakan konsep ekonomi, serta data dalam melakukan pekerjaan.
Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, ekonomi memiliki beberapa pengertian, yakni sebagai berikut:
1.    Ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi serta pemakaian barang-barang juga kekayaan, seperti hal keuangan, perindustrian dan pergangan.
2.    Pemanfaatan uang, tenaga, waktu dan sebagainya yang berharga.
3.    Tata hidup perekonomian suatu negara.
4.    Urusan keuangan rumah tangga, organisasi ataupun negara.

Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).
Beberapa pengertian ekonomi para ahli ialah sebagai berikut:
a.    Abraham Maslow
Abraham Maslow berpendapat bahwa pengertian ekonomi ialah suatu bidang keilmuan yang dapat menyelesaikan permasalahan kehidupan manusia lewat penggemblengan seluruh sumber ekonomi yang tersedia berdasarkan pada teori serta prinsip dalam suatu sistem ekonomi yang memang dianggap efisien dan efektif.

b.    Adam Smith
Adam Smith berpendapat bahwa pengertian ekonomi ialah suatu penyeldikan tetnang kondisi dan sebab adanya atau hadirnya kekayaan negara.

c.    John Stuart Mill
Johs Stuar Mill berpendapat bahwa pengertian ekonomi ialah ilmu praktis yang telah mempelajari tentang penagihan dan pengeluaran.

d.    Paul Anthony Samuelson
Paul A. Samuelson berpendapat bahwa Pengertian Ekonomi adalah suatu cara yang dipakai oleh seseorang atau[un kumpulan orang dalam memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai macam komoditi serta produk juga menyalurkannya supaya dapat dikonsumi oleh masyarakat banyak.

e.    Hermawan Kartajaya
Hermawan Kartajaya berpendapat bahwa pengertian Ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri sedang melekat diatasnya.

f.     Amwal
Amwal berpendapat bahwa Ekonomi ialah suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menentukan keputusan yang efektif guna mengelola semua sumber daya yang tersedia dalam rangka untuk melakukan pemenuhan kebutuhan pada individu ataupun masyarakat.

g.    Aristoteles
Aristoteles berpendapat bahwa Ekonomi ialah suatu cabang yang dapat digunakan dengan dua jalan yakni mungkin bisa dipakai dan mungkin untuk ditukar dengan barang, jadi Ekonomi mempunyai nilai pertukaran dan nilai penggunaan.


V.           Hukum Ekonomi
Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat.
Hukum ekonomi lahir disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomian. Diseluruh dunia, hukum ekonomi berfungsi untuk mengatur dan membatasi kegiatan-kegiatan ekonomi, dengan pengharapan pembangunan perekonomian tidak mengabaikan hak-hak dan kepentingan masyarakat.
Rochmat Soemitro mengatakan bahwa, Pengertian hukum ekonomi diartikan sebagai sebagian dari keseluruhan norma yang dibuat oleh pemerintah atau penguasa sebagai satu personifikasi dari masyarakat yang mengatur kehidupan kepentingan ekonomi masyarakat yang saling berhadapan.
Sunaryati Haryono memberikan Pengertian hukum ekonomi adalah penjabaran hukum ekonomi pembangunan dan hukum ekonomi sosial.
·         Hukum ekonomi pembangunan, yaitu seluruh peraturan dan pemikiran hukum mengenai cara-cara peningkatan dan pengembangan kehidupan ekonomi (misal hukum perusahaan dan hukum penanaman modal).
·         Hukum ekonomi sosial, yaitu seluruh peraturan dan pemikiran hukum mengenai cara-cara pembagian hasil pembangunan ekonomi secara adil dan merata, sesuai dengan hak asasi manusia (misal, hukum perburuhan dan hukum perumahan).

Contoh hukum ekonomi:
a)    Jika harga sembako atau sembilan bahan pokok naik maka harga-harga barang lain biasanya akan ikut merambat naik.
b)    Apabila pada suatu lokasi berdiri sebuah pusat pertokoan hipermarket yang besar dengan harga yang sanga\t murah maka dapat dipastikan peritel atau toko-toko kecil yang berada di sekitarnya akan kehilangan omset atau mati gulung tikar.
c)    Jika nilai kurs dollar amerika naik tajam maka banyak perusahaan yang modalnya berasal dari pinjaman luar negeri akan bangkrut.
d)    Turunnya harga elpiji / LPG akan menaikkan jumlah penjualan kompor gas baik buatan dalam negeri maupun luar negeri.





Referensi:
 
J - [o_O] (2011). Kaidah / Norma Hukum [Online]. https://jaggerjaques.blogspot.co.id/2011/05/kaidah-norma-hukum.html?m=1 [Diakses 2 April 2018]

Rosela, Dian (2016). Hukum Ekonomi [Online]. https://dianrosela.blogspot.co.id/2016/03/hukum-ekonomi.html?m=1 [Diakses 2 April 2018]



Senin, 19 Maret 2018

Sayyidah Khadijah Sang Ummul Mu'minin



Siapakah Khadijah r.a?
 
Beliau ialah Sayyidah Khadijah r.a, seorang janda, bangsawan, pengusaha, hartawan, dermawan, cantik, dan budiman. Sosok yang sangat disegani dan dikagumi oleh masyarakat Quraisy dan bangsa Arab.

Sayyidah Khadijah r.a merupakan wanita bijaksana yang lahir di Kota Mekah. Dari sisi status sosial, beliau memiliki posisi yang istimewa diantara para wanita di Arab dan Quraisy. Sayyidah Khadijah r.a ialah seorang saudagar yang terkenal pada masanya. Dalam berdagang beliau berusaha menjauhkan dirinya dari riba dan lain-lain.

Selain dikenal sebagai seorang saudagar besar dan sukses, Sayyidah Khadijah r.a juga dikenal sebagai sosok yang lembut, suci, dermawan dan memiliki pemikiran yang tinggi sebuah pandangan jauh ke depan. 

Sayyidah Khadijah r.a mendampingi Baginda Rasulullah Muhammad SAW selama dua puluh enam tahun. 

Sayyidah Khadijah r.a ialah orang pertama yang beriman kepada Baginda Rasulullah SAW. Ketika wahyu pertama turun dari langit. Ketika Baginda Rasulullah SAW menceritakan pengalamannya pada peristiwa turunnya wahyu pertama yang disampaikan oleh Malaikat Jibril a.s, beliau merasa ketakutan menyaksikan bentuk Malaikat Jibril a.s dalam wujud aslinya. Maka Sayyidah Khadijah lah yang pertama mengerti dan menghibur Sang Baginda, dengan berkata:

“Bergembiralah dan tenteramkanlah hatimu. Demi Allah SWT yang menguasai diri Khadijah r.a, engkau ini benar-benar akan menjadi Nabi Pesuruh Allah bagi umat kita. Allah SWT tidak akan mengecewakanmu. Bukankah engkau orang yang senantiasa berusaha untuk menghubungkan tali persaudaraan? Bukankah engkau selalu berkata benar? Bukankah engkau senantiasa menyantuni anak yatim piatu, menghormati tamu dan mengulurkan bantuan kepada setiap orang yang ditimpa kemalangan dan musibah?”

Sayyidah Khadijah r.a membantu Baginda Rasulullah SAW dalam menegakkan kalimat tauhid dengan jiwa dan raga serta materi yang beliau miliki. Beliau juga selalu menghibur Baginda Rasulullah dari gangguan kaumnya yang masih ingkar terhadap kebenaran Agama Islam, menangkis semua cacian yang dilontarkan oleh kaum Quraisy.

Ketika Baginda Rasulullah SAW menghadapi begitu banyak rintangan, tantangan, dan gangguan dari kaum Quraisy, terdapat dua orang wanita yang tanpa kenal lelah terus menerus memberi semangat kepada Baginda Rasulullah SAW. Kedua wanita tersebut yaitu Sayyidah Khadijah binti Khuwailid dan Sayyidah Fatimah binti Asad. Mereka selalu berdiri di balik dakwah Islamiah yang terus mendukung dan bekerja keras mengabdi kepada sang pemimpin, Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, Sayyidah Khadijah r.a berhak mendapatkan julukan sebagai “Wanita Terbaik” di dunia. Beliau adalah “Ummul Mu’minin” yang berarti sebaik-baiknya istri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikutinya.

Bagaimana tidak? Beliaulah yang menyiapkan sebuah rumah yang nyaman untuk Baginda Rasulullah SAW. Wanita yang selalu mendampingi dan menemani Baginda Rasulullah SAW. Wanita yang membantu dan mengurus segala keperluan Baginda Rasulullah SAW saat merenung di Gua Hira. Wanita kaya yang menghabiskan hartanya di jalan Allah SWT. Bahkan saat maut hendak menjemputnya, Sayyidah Khadijah r.a berkata kepada Baginda Rasulullah SAW, “Jika tidak ada lagi harta untuk engkau berdakwah, maka galilah kuburanku dan kau ambillah tulang belulangku.”

Sayyidah Khadijah r.a ialah wanita pertama yang beriman kepada Baginda Rasulullah SAW ketika Sang Baginda Nabi SAW berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Sayyidah Khadijah r.a merupakan sebaik-baiknya wanita yang Allah kirimkan untuk Baginda Rasulullah SAW. Wanita yang menolong beliau dengan jiwa, harta, dan keluarga. Wanita yang kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan.

Sayyidah khadijah r.a mendahului semua orang yang beriman kepada Baginda Rasulullah SAW. Sayyidah Khadijah r.a membantu Baginda Rasulullah SAW serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta, dan keluarga. Dan Allah SWT pun membalas semua jasa yang telah diberikan Sayyidah Khadijah r.a terhadap agama dan Rasul-Nya dengan sebaik-baiknya balasan dan memberinya kesenangan serta kenikmatan di dalam istana surga-Nya, sebagaimana yang telah diceritakan oleh Baginda Rasulullah SAW kepadanya pada masa hidupnya.

Sungguh betapa istimewanya Sayyidah Khadijah r.a ialah menerima ucapan salam dari Allah SWT yang disampaikan oleh Malaikat Jibril a.s kepada Baginda Rasulullah SAW disertai ucapan salam dari Malaikat Jibril a.s secara pribadi untuk beliau serta menghibur beliau dengan jaminan surga Allah SWT.

Kesetiaan Sayyidah Khadijah r.a diimbangi oleh kecintaan Baginda Rasulullah SAW kepada dirinya tanpa batas. Dan beliau pernah berkata:

“Wanita yang utama dan yang pertama masuk surga ialah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti ‘Imran dan Aisyah binti Muzaahim.”

Masha Allah betapa mulianya beliau yang dicintai Baginda Rasulullah SAW. Siapa pun yang dicintai Baginda Rasulullah SAW sudah pasti Allah lebih mencintainya.
Sayyidah Khadijah r.a ialah wanita terbaik. Sanjungan yang diucapkan Baginda Rasulullah SAW terhadap Sayyidah Khadijah r.a ialah: 

“Dia adalah seorang wanita yang terbaik, karena dia telah percaya dan beriman kepadaku di saat orang lain masih dalam kebimbangan, dia telah membenarkan aku di saat orang lain mendustakan aku, dia telah mengorbankan semua harta bendanya ketika orang lain mencegah kemurahannya terhadapku, dan dia telah melahirkan bagiku beberapa putra-putri yang tidak aku dapatkan dari istri-istri lain.”

Putra-putri Baginda Rasulullah SAW dari Sayyidah Khadijah r.a sebanyak tujuh orang, yakni: tiga orang laki-laki (semuanya meninggal di waktu kecil) dan empat perempuan. Salah satu dari putri beliau bernama Fatimah. Sayyidah Fatimah r.a dinikahkan dengan Ali bin Abu Thalib yang sama-sama dari suku Bani Hasyim. Keturunan dari kedua pasangan inilah yang dianggap sebagai keturunan langsung dari Baginda Rasulullah SAW.

Kenapa kita bersusah payah mencari teladan yang baik, padahal dihadapan kita ada wanita yang sungguh luar biasa perfect-nya. Ada Sayyidah Khadijah binti Khuwailid yang setia dan taat, yang memiliki akhlakul kharimah yang baik. Beliau yang membantu Baginda Rasulullah SAW saat berkhalwat sebelum diangkat menjadi nabi dan meneguhkan serta membenarkannya.

Ketika Malaikat Jibril a.s mendatangi Baginda Rasulullah SAW, beliau berkata :

“Wahai Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan serta minuman. Apabila dia datang kepadamu, tolong sampaikan salam kepadanya dari Allah SWT dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di surga Allah SWT dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan.” [HR. Bukhari dalam “Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata : “Keshahihannya telah disepakati.”]

Baginda Rasulullah SAW selalu mendapati Sayyidah Khadijah r.a dalam peneguhan bagi hatinya, penggembiraan bagi dirinya dan dukungan bagi segala urusannya. Baginda Rasulullah SAW tidak pernah mendapati Sayyidah Khadijah r.a suatu kesedihan, baik berupa penolakan, pendustaan, ejekan kepada beliau. Tetapi Sayyidah Khadijah r.a selalu melapangkan dadanya, menghilangkan kesedihannya, mendinginkan hatinya, dan meringankan segala urusannya. Oleh karena itu, beliau sangatlah patut mendapat julukan “Ummul Mu’minin”.

Seperti itulah beliau, Sayyidah Khadijah r.a yang Allah SWT kirimkan salam kepadanya. Dan turunlah Malaikat Jibril a.s yang menyampaikan salam itu kepada Baginda Rasulullah SAW, dengan berkata kepadanya :”Sampaikan kepada Khadijah salam dari Allah.” Kemudian Sang Baginda SAW bersabda :”Wahai Khadijah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu dari Allah SWT.” Lalu Sayyidah Khadijah r.a menjawab :”Allah SWT yang menurunkan salam (kesejahteraan), dari-Nya berasal salam (kesejahteraan), dan kepada Jibril semoga diberikan salam (kesejahteraan).”

Sungguh beliau memiliki kedudukan yang tidak ada seorang pun yang yang dapat menandingi beliau. Hal itu disebabkan oleh sikap Sayyidah Khadijah r.a lebih agung dan lebih besar dalam mendukung dakwah yang dilakukan oleh Baginda Rasulullah SAW. Dan sungguh beliau merupakan nikmat Allah SWT yang diturunkan untuk Baginda Rasulullah SAW. Beliau mendampingi Baginda Nabi SAW selama seperempat abad, selalu menenangkan Baginda Nabi SAW disaat beliau sedang gelisah, selalu membantu Baginda Rasulullah SAW dalam menyampaikan risalah yang telah beliau ajarkan kepadanya, beliau juga ikut merasakan penderitaan yang dialami oleh Baginda Rasulullah SAW.

Hari kesepuluh dari Bulan Ramadhan ialah hari terakhir dimana Sayyidah Khadijah r.a menemani Baginda Rasulullah SAW. Di hari itu beliau harus merelakan istri tercintanya untuk kembali kepada Sang Pencipta. 

Wafatnya Sayyidah Khadijah r.a begitu mempengaruhi Baginda Rasulullah SAW, sehingga pada tahun tersebut disebut sebagai “Tahun Kesedihan”. Ketika Sayyidah Khadijah r.a wafat, Sang Baginda tidak dapat menahan tangisannya. Begitu sedihnya beliau yang harus kehilangan seorang istri yang begitu setia, yang rela mengorbankan jiwa, raga, keluarga, dan harta untuk dirinya dan agamanya. Baginda Nabi SAW pun berkata: “Tidak ada yang dapat menyamai Khadijah. Ketika semua mendustakanku, ia membenarkanku. Ia menjadi penolongku dalam mendakwahkan agama Allah SWT  dan dengan hartanya, ia membantuku.”(IRIB Indonesia).



Refrensi:

  1. Khadijah Binti Khuwailid. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Khadijah_binti_Khuwailid [diakses 13 Maret 2018]
  2.  Sifuli (2010). Kisah Cinta Diantara Siti Khadijah RA dengan Nabi Muhammad SAW [Online]. https://kehidupannabimuhammadsaw.wordpress.com/2010/07/01/kisah-cinta-diantara-siti-khadijah-ra-dengan-nabi-muhammad-saw/ [diakses 15 Maret 2018]